Saham Apple Naik, Jalan Menuju Perusahaan Bernilai Rp14.437 Triliun

MNC VISION
AGEN RESMI MNC VISION
PAKET MNC VISION
DAFTAR MNC VISION
MNC VISION BANTEN
PAKET MNC VISION ONLINE
PORTAL BANTEN
NASHCOM
MNC VISION BANTENSaham Apple Naik, Jalan Menuju Perusahaan Bernilai Rp14.437 Triliun
Jika saham Apple terus naik, mereka bisa menjadi perusahaan pertama dengan nilai perusahaan USD1 triliun. 
Ini adalah laporan keuangan Q3 terbaik Apple. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Eric Thayer)
Jakarta: Apple mengumumkan laporan keuangannya untuk Q3. Pendapatan Apple mencapai USD53,3 miliar, USD1 miliar lebih tinggi dari perkiraan.


Ini adalah Q3 terbaik Apple, mengingat biasanya pada kuartal ini, penjualan mulai menurun karena konsumen tengah menunggu peluncuran iPhone baru. Rata-rata harga iPhone adalah USD724, lebih tinggi dari perkiraan analis yang hanya mencapai USD693.


Untuk Q4, Apple memperkirakan pendapatan akan naik menjadi USD60-62 miliar, naik 16-19 persen dari kuartal ini. Menurut The Verge, alasan Apple menduga pendapatan mereka naik adalah karena mereka akan meluncurkan beberapa produk baru pada musim gugur tahun ini.


Selain tiga iPhone baru, Apple diduga akan merilis iPad Pro baru dan juga Apple Watch.

Kuartal lalu, CEO Apple Tim Cook memang tidak menyebutkan bahwa mereka akan membuat iPhone kelas menengah. Namun, dia berkata bahwa Apple akan "terus menyediakan berbagai iPhone... untuk memenuhi kebutuhan masyarakat."


Selain iPhone, MacBook Pro 2018 yang baru saja diluncurkan juga dapat mendorong pendapatan Apple pada Q4. Sementara itu, penjualan Mac terus menurun setelah beredar kabar bahwa MacBook dengan butterfly keyboard generasi pertama dan kedua memiliki desain bermasalah.


Bisnis layanan adalah bisnis Apple dengan pertumbuhan paling tinggi. Pendapatan dari bisnis yang menyertakan Apple Music, iCloud dan Apple Care ini naik 31 persen menjadi USD9,55 miliar.


Setelah laporan keuangan ini, nilai saham Apple naik. Kini, nilai perusahaan tersebut mencapai USD935 miliar. Jika saham Apple terus naik, mereka bisa menjadi perusahaan pertama dengan nilai perusahaan USD1 triliun.

No comments:

Post a Comment